Cara Menghitung Pajak Untuk Npwp PT, Cv, Koperasi, Yayasan dengan Jenis Usaha Selain Konstruksi/Real Estate

  1. NPWP BARU TERDAFTAR

Untuk Yang Baru Terdaftar, Menghitung Pajaknya Adalah 0,5% Dikali Omset Kotor Tiap Bulan. Cara Membayarnya Dengan Cara Membuat Billing Pajak Dulu, Caranya Login djponline.pajak.go.id , Pilih Ebilling, Masukan Bulan Yang Mau Dibayarkan, Tahun Yang Bersangkutan, Jenis Pajak 411128, Jenis Setoran 420. Lalu Buat Billing, Setelah Terdownload, Billing Tersebut Dibayarkan Melalui Atm, Pos, Atau Teller Bank  Sebelum Tgl 15 Tiap Bulannya. (Jadi Nominal Pajaknya Beda2 Tiap Bulan). Setoran Pajak Ini Dimulai Sejak Npwp Terdaftar Sd Desember Tahun Yang Bersangkutan. (Syarat, Januari Langsung Lapor Spt Tahunan)

Cara Ini Tidak Berlaku Jika Pt, Cv, Koperasi, Yayasan Memilih Menggunakan Tarif Pajak Pph  Pasal 17, Yang Berarti Setoran Tiap Bulan Memakai Pasal 25.

2. NPWP SETELAH 1 TAHUN TERDAFTAR (SAMPAI MASA LAPOR SPT TAHUNAN). JGN LUPA BACA NO.1 DAHULU BIAR TIDAK LONCAT.

Kalau Setelah 1 Tahun Berjalan Diketahui Omset Setahun Kurang Dari 4,8 Milyar, Maka Kewajiban Pajaknya berikutnya adalah Sama Dengan Cara Di Atas (Nomor 1).

Kalau Setelah 1 Tahun Berjalan (Setelah Lapor Spt Tahunan), Diketahui Omset Setahun Lebih Dari 4,8 Milyar, Maka Kewajiban Pajaknya Berubah Menjadi Pembayaran Pph Pasal 25 Tiap Bulannya, Jadi Tidak Seperti Nomor 1.

Menghitung Pajaknya Bisa Memakai Excel Yang Sudah Saya Buat, Klik Disini

Lihat Cara Menggunakannya Di Video Youtube, Klik Disini.

Cara Membayarnya Dengan Cara Membuat Billing Pajak Dulu, Caranya Login djponline.pajak.go.id, Pilih Ebilling, Masukan Bulan Yang Mau Dibayarkan, Tahun Yang Bersangkutan, Jenis Pajak 411126, Jenis Setoran 100. Lalu Buat Billing, Setelah Terdownload, Billing Tersebut Dibayarkan Melalui Atm, Pos, Atau Teller Bank  Sebelum Tgl 15 Tiap Bulannya. Nominal Tiap Bulannya Adalah Sama. Begitu Seterusnya Untuk Tahun2 Berikutnya.

Cara lapor SPT Tahunannya mirip video youtube, Klik Disini

cuma langkah pada menit 14.03, form yang terlihat, nomor 4 tidak usah diisi. jadi menit 14.03 sd 14.55 dilewati.

Lalu pada menit 14.59, nomor 4 dipilih yang huruf c (Tarif PPh Pasal 31E ayat 1), lalu kolomnya diisikan/diketik manual sesuai hitungan pajak terutang menurut excel tadi ( yang diketik adalah angka pada “TOTAL PAJAK”).

Lalu pada nomor 10. a, diisi total pajak pph 25 yang sudah kita bayarkan tiap bulan selama setahun.

Maka nanti pada nomor 11.a akan kelihatan pajak yang masih harus kita bayar. (kalau angkanya positif berarti kurang bayar, kalau angkanya negatif berarti lebih bayar).

Kalau ada kurang bayar, maka kurang bayar itu dibayarkan dulu. Caranya Login djponline.pajak.go.id, Pilih Ebilling, Jenis Pajak 411126, Jenis Setoran 200, tahun pajak diisi tahun pajak laporan yang mau dilaporkan. Lalu Buat Billing, Setelah Terdownload, Billing Tersebut Dibayarkan Melalui Atm, Pos, Atau Teller Bank.

Bukti bayar itu lalu kita input pada angka 12. (lihat menit 15.00). langkah berikutnya ikuti menit 15.24 dan seterusnya.

Semoga bermanfaat.