Cara Meningkatkan Performa Tarikan Motor Vario 125 FI

Menambah dan meningkatkan tarikan performa Honda-Vario-125

Anda memiliki motor Honda Vario 125 FI dan berniat meningkatkan performa kerja mesin honda tersebut? Anda bermaksud meningkatkan performa motor Vario 125 FI agar tarikannya menjadi kencang dan kuat? Mungkin beberapa tips berikut ini bisa dicoba agar vario 125 FI bisa melaju kencang :

Kepala Silinder

Menurut modifikator asal Bekasi bernama Dimas Novianto, dia melakukan perubahan kepala silinder. Dengan melakukan bor tuning lalu porting-polish pada Saluran masuk dan keluar gas bakar dan sisa pembakaran agar alirannya lebih lancar.

Biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini berkisar Rp250.000 – Rp500.000 dalam waktu sekitar tiga hari. Baca Juga : BAN BESAR DAN ANTI BOCOR UNTUK VARIO 125 PGM FI

Filter Udara

Honda Vario 125 menggunakan filter udara tipe viscous elementyang tidak dapat dibersihkan atau dicuci. Maka dari itu Dimas mengganti dengan filter udara aftermarket merek Protec. Filter ini dibuat dari kawat baja yang rapat dan antikarat.

Hasilny, aliran udara yang dibutuhkan mesin menjadi lebih lancar sehingga berdampak pada akselerasi yang makin “galak”. Harga filter udara aftermarket berkisar antara Rp300.000 hingga Rp400.000. (Kata Dimas)

Koil dan Busi Iridium

Koil memiliki fungsi melipat-gandakan arus listrik dari sepul, yang hasil adalah letikan api dari busi. Dimas mengganti koil bawaan dengan koil merek Ultraspeed yang memang dikhususkan untuk motor fuel injection.

Api yang dihasilkan menjadi lebih besar yang akan membuat bahan bakar yang masuk terbakar tuntas. Harga koil aftermarket itu sekitar Rp450.000.

untuk akselerasi makin mantap, Dimas memadukan koil dengan busi iridium dengan harga Rp100.000-an.

Resistor

Sentuhan akhir agar membuat tarikan Honda Vario 125 makin “galak dan kencang”, Dimas memberi saran untuk memasang resistor pada sensor O2 pada knalpot menuju ECU.

“Dimas memakai resistor 0,5 Ohm, supaya pembakaran bisa sedikit basah karena api sudah besar dan aliran udara lebih lancar. Pemasangannya dengan colok ke sensor O2 tadi,” Dimas.

 

Sumber artikel : http://www.solopos.com

image : ridergalau.com

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestDigg this