Belajar Tenang Kalem dan Kendalikan dari Bermain PES

belajar dari bermain game pes 2016 2017 terbaru
belajar dari bermain game pes 2016 2017 terbaru
image : google search image pro evolution soccer

Siapa sangka kalau ternyata main game itu bisa menjadi tempat belajar kita. Kalau ada metode belajar dengan cara bermain, mungkin akan banyak sekali anak-anak dan siwa-siswi yang antusia untuk mengikutinya. Lha gimana gak mau, wong acaranya cuma main saja.hehe.

Artikel ini cuma gambaran sekilas dan tersirat yang mungkin hanya bisa dipahami oleh para pemain PES (Pro Evolution Soccer), game buatan konami yang bisa membuat kecanduan pemainnya :D. Jadi jangan salah membaca dan belajar sebelum waktunya, karena berdasarkan penelitian, masa pertumbuhan itu ada tahap-tahapnya dan tidak boleh memberikan/memepelajari hal-hal yang belum waktunya. Apabila dipaksakan, bisa menimbulkan tekanan mental dan psikis yang justru dapat memperburuk pertumbuhannya. Contoh : Anak usia 3 tahun, diajari les bahasa Inggris, Perancis, Jerman, belajar berbagai alat musik, dll. Kemungkinan besar anak tersebut justru akan tertekan dan mumet alias pusing. Baca juga : Antara Sontoloyo dan Sontoloyi

Kembali lagi pada tema awal, masak iya sih bisa belajar tenang, kalem dan kendali dari bermain game PES? Simak cerita ngalor ngidul berikut untuk mengetahuinya. Saya bukan pemain PES, tapi saya suka dengan main game. Jadilah saya ikut bermain PES bersama teman-teman. Pernah suatu saat, saya bermain game bole Pro Evolution Soccer ini, hampir jarang sekali mendapatkan bola. Apabila saya berhasil mendapatkan bola, baru sebentar saja hilang beralih ke pemain lawan. Giliran saya mau merebut, susah sekali untuk mendapatkan bola. Ya sudahlah.

Waktupun berjalan, saya bertemu dengan teman baru yang ternyata juga suka bermain PES. Saya coba bermain tanding, dan hasilnya, bahwa saya belum ada peningkatan. Dari 5 kali pertandingan, tingkat kekalahan saya hampir 100% selalu kalah, mentok-mentoknya seri. Kata teman, itu semua karena kalah jam terbang. Saya kenal game ini dari muali Winning Eleven (jaman awal-awal dulu sedangkan sekarang, waktu artikel ini ditulis, sudah update rili PES 2017). Ting! ini dia poin pertama pembelajarannya. EXERCISE MAKE PERFECT. Selalu berlati bisa membuat sempurna. Tapi bukan sempurna dalam main game tentunya. Belajar dari Motivator Prie GS

Kini ada lagi nih teman yang juga pemain PES. Kata “pemain” di sini memiliki arti lebih, bukan sekedar bisa tahu bagaimana cara main PES agar bisa menang terus, tapi “pemain” disini memiliki pengertian bahwa dia juga penggemar berat PES dari jaman baheulak. Jadi dari pemain yang bilang “ini karena kalah jam terbang” tanding dengan “pemain”. Isinya selama pertandingan game ini cuma liat orang makan mie ayam. “wah ini pasti pakai cheat dan dihack, gak mungkin pemain ini bisa cepet gitu”. “Dihack dari hongkong, kalah ya kalah, menang ya menang”. Si pemain bilang, “busyet, langsung dibales, kurang hajarr, oke-oke, tenang, kalem, kendalikan dan golkan” Nah itu dia pelajaran kedua. Bahwa grusah grusu, terburu-buru itu tidak baik, apalagi terlalu bernafsu, lebih tidak baik lagi, karena menjadi tidak tenang dan kurang fokus. Baca ini juga : Tempat sharing link blog yang bagus untuk blog

Ada lagi ini, ternyata ada juga pelajaran tersembunyi yang patut juga untuk ditiru dalam dunia lain selain bermain game. Sayang kalau ada pengetahuan kalau tidak dibagikan. Karena semakin ilmu dibagikan, akan semakin bermanfaat buat sesama. “Saya itu kalau lawan si B, kalau hanya dengan asal mencet tombol-tombol stick PES saja susah sekali untuk bisa mengalahkannya. Terlebih lagi, mungkin salah satu kunci untuk dapat memenangkan pertandingan selain karena jam terbang, yaitu karena kecepatan tangan dalam mengolah tombol. Nah dari kecepat itu ternyata teman saya bilang itu tidak cukup untuk bisa mengalahkan si B. Si B ini kalau main game selalu pakai kaca mata, jadi agar bisa menang, disembunyikan saja kacamatanya.hehe (bukan ini triknya). Tapi caranya agar bisa menang melawan si B yaitu dengan cara bemain serius dan memperhatikan gerak-gerik lawan. Kalau biasanya cuma pencet tombol dengan santai saja sudah menang, untuk lawan si B ini ternyata kudu serius dan on fire (masak main gam saja sampai on fire)”. Cling, ini dia pelajaran ketiga. Dalam melaksanakan segala sesuatu yang baik dan hendak dicapai, itu alangkah baiknya delakukan dengan serius, maksimal dan penuh semangat. Jangan setengah-setengah. Sekian (artikel opi iki).

16 Comments

  1. Duh jadi maen pes lagi nih kang soalnya sudah lama tidak main ps lagi mungkin mengolah stiknya jadi kurang muantappp karena sudah lama tidak main lagi. Mungkin tipsnya bisa dicoba ku saya kang siapa tahu di lain kesempatan kalau main pes lagi.

Comments are closed.