Cerita Burung Kuntul Tentang Sinergi

cerita kerjasama dan sinergi dari terbang burung kuntul

Dalam sebuah tim kelompok kerja, sudah selayaknya bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Anggaplah itu suatu kelompok band yang hendak meraih sukses besar. Tentu dibutuhkan kerja keras dan latihan yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan. Practice make perfect, sebuah ungkapan yang sepertinya singkat, tetapi memiliki makna yang berarti. Seorang yang mempelajari ilmu silat dengan berbagai jurus dan berbagai macam ragamnya, bukan tidak mungkin akan kalah bertanding dengan seorang pesilat yang hanya mempelajari satu jurus saja. Satu jurus yang dipelajari terus-menerus, akan membuat menjadi ahli dan bahkan bisa menjadi master dalam bidangnya.

Oke, sekarang kembali lagi ke cerita burung kuntul (disebut “blekok” dalam bahasa jawa di kampung-admin). Barangkali anda semua sudah pernah melihat bahwa burung kuntul yang melakukan migrasi antar pulau, entah itu langsung ataupun melalui televisi. Coba perhatikan bagaimana mereka terbang. Gerombolan burung kuntul itu kalau melakukan terbang jarak jauh, membentuk formasi seperti huru VE (“V”). Mengapa demikian? Karena dengan membentuk formasi seperti itu akan mempermudah menembus angin sewaktu terbang, apabila bagian depan lelah, akan digantikan dengan posisi yang di belakangnya sehingga selalu terbentuk formasi “V”. Mereka selalu kerja sama untuk dapat mencapai tujuan berikutnya secara bersama-sama. Kerja sama bahu membahu dan terus menerus untuk mempermudah temannya untuk tujuan bersama, tidak membuat sulit diri sendiri ataupun kelompok. Mungkin jarang dilihat burung kuntul waktu migrasi terbang sendiri, karena ada kemungkinan tidak bisa melaju karena terpaan angin.

Mungkin dalam hati burung kuntul membatin “bahagianya punya teman dan keluarga yang selalu kompak, mau melakukan ini itu selalu didukung bersama-sama, masing-masing bisa melakukan tugasnya sesuai kemampuan kapasitasnya, dan juga memperoleh tujuannya. Yang muda yang berkarya dan menghormati yang tua, dan yang tua, yang lebih pengalaman, yang lebih senior, membimbing, mengayomi dan menyayangi yang muda, menujukkan cara dan jalan yang mudah agar si junior bisa nyaman dan lancar berjalan”.

Sekian. Apabila ingin dilanjutkan, silahkan dilanjutkan anda sendiri untuk memahami maksud yang terkandung di dalamnya. Selamat berjuang, berkreasi dan selamat berkarya.-Cerita Workshop-

Sumber gambar : www.linkedin.com