7 Hal Penting Sebelum Migrasi Blog

hal yang diperhatikan sebelum migrasi pindah ke wordpress selfhosting

Setelah beberapa hari kurang update artikel, kini saatnya berbagi lagi artikel blog di ilmudes.com. Ini saya tulis dan share berdasarkan pengalaman pribadi dalam proses belajar blog setelah umur blog ini sekitar 1 tahunan. Langsung saja saya tuliskan hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum migrasi blogspot/blogger ke domain (TLD) sendiri, apalagi mau pindah ke wordpress selfhosting, cekidot :

  1. Kalau umur blog di blogger/blogspot ataupun wordpress.com sudah cukup lama dan sudah lumayan dari berbagai sisi, sisi kanan, kiri, atas dan bawah, kemungkinan artikel anda sudah banyak, dan otomatis kemungkinan sudah terindeks semua artikelnya di mesin pencari, jadi kalau mau ganti menjadi domain sendiri (misal : namaweb.com ), maka semua artikel yang sudah terindeks akan hilang dari peredaran. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, suatu saat akan otomatis menjadi baik lagi dengan nama website baru tersebut.
  2. Pada nomor 1 tersebut, anda hanya mengubah blog (blogspot ataupun wordpress) menjadi domain nama web anda sendiri. Nah, trus bagaimana kalau pindah dari blogspot ke web blog wordpress self hosting? lihat penjelasan nomor 3 dan seterusnya. Baca juga : 7 Plugins Wajib Pada WordPress Selfhosting
  3. Blog di blogspot ataupun di wordpress.com adalah blog gratis yang siapa saja boleh mendaftar dan menggunakannya, dalam artian, tempat menyimpan semua artikel, foto dlsb ada di penyedia blog tersebut. Nah kalau pindah ke wordpress self hosting, maka semua hal tersebut ada di tangan kita sendiri. Mau cepat kek, atau mau lambat kek, semua tergantung kita sendiri. Jadi intinya semua tidak lagi gratis seperti di blogspot ataupun wordpress.com, tetapi menjadi berbayar.
  4. Sebelum migrasi ke wordpress selfhosting, perlu menyiapkan (membeli) hosting, dan domain. Hosting adalah tempat dimana semua file artikel blog kita akan disimpan. Domain adalah nama web yang akan kita pakai (misal : namaweb.com)
  5. Hosting perlu dicari yang pelayanannya bagus dan terjamin. Jangan sampai beli hosting yang tidak bagus dan tidak bonafit, karena hosting yang buruk, akan menyebabkan website down, loading lama dan susah untuk diakses. Kebalikannya, hosting yang bagus, akan menyebabkan website loadingnya menjadi cepat, kinerjana jadi lebih oke. Kalau hostingnya buruk, ya menurut saya mending pakai blogspot atau wordpress.com yang dikostumisasi menjadi domain TLD (Top Level Domain) saja, karena gak perlu memikirkan hosting. Selain itu, blogspot ataupun wordpress, tahan banting.hehe. Saya sendiri pada blog ini dulu waktu pakai hosting lama, lemotnya minta ampun. Jangankan buka website, login cpanel saja gak bisa, balas komentar blog lama sekali. Akhirnya saya beli hosting di tempat lain, alhamdulillah lancar sampai dengan sekarang dan loadinya cepat sekali (menurut saya).
  6. Tujuan ngeblog untuk apa. Ini penting karena kalau dipikir-pikir, ngeblog itu untuk apa. Apakah untuk sekedar hobi, atau blog untuk mencari uang (saya belum membuktikannya), atau sekedar berbagi informasi. Berikut saran saya untuk belajar blog. Kalau blog tersebut untuk menuliskan hobi, maka bisa memakai blog gratis yang diubah ke domain TLD ataupun bisa juga menggunakan wordpress selfhosting, karena ada kemungkinan anda akan memiliki penghasilan dari hobi tersebut (tentunya harus punya modal yang cukup dulu ya). Kalau tujuan ngeblog untuk mencari uang, maka menurut saya lebih baik di awal-awal menggunakan blog gratis yang dikostumisasi ke nama domain web sendiri, nah kalau sudah besar dan mau mengembankan lagi, bisa lanjut ke blog wordpress selfhosting (ingat ya, ini berbayar, dan modalnya tidak sedikit). Kemudian kalau tujuan ngeblog hanya untuk berbagi informasi, mending pakai blog gratis di blogspot atau wordpress saja, kalau mau tampilan keren dan kelihatan profesional dikit, bisa diubah ke nama website sendiri, tetapi tetap memakai platform blogspot atau wordpress, kalau beruntung, bisa juga dapat penghasilan dari blog anda (saya gak jamin). Baca juga : Contoh tampilan website dengan blogspot yang diubah ke domain TLD sendiri
  7. Kuatkan niat, tekad dan modal. Jangan ragu apabila mau pindah blog ke wordpress selfhosting. Apabila ragu-ragu dan tidak siap dengan wordpress selfhosting, mending gak usah pindah migrasi, mending pakai yang gratisan dan diubah ke domain nama web sendiri karena ini pun sudah bagus. Sekian, semoga bermanfaat 😀

Sumber gambar : bukainfo.com