10 Hal Yang Hanya Dimengerti Jika Terlahir Sebagai Traveller

10 hal yang dimengeti jika kamu terlahir sebagai traveller

Ini mungkin karena gen, nafsu untuk berkelana, keinginan untuk mencari tempat baru, mengekplorasi pedesaan dan perkotaan, dan menemukan permata indah yang tersembunyi. Baca deskripsi berikut untuk mengetahui apakah anda memiliki gen ini, gen untuk travelling. Mungkin kamu tidak relevan dengan semua yang ada di artikel berikut, tetapi coba bacalah, dan semoga bisa menjadi inspirasi.

“Dunia adalah sebuah buku dan siapa yang tidak melakukan travelling (perjalanan), berarti hanya membaca satu halaman saja”. Saint Augustine

10 Hal Yang Hanya Dimengerti Jika Terlahir Sebagai Traveller :

  1. Kamu selalu gila dengan peta. Bagian dari pelajaran geografi dan kamu sangat suka dengannya. Atau mungkin kamu akan selalu membaca National Geographic. Kamu memutuskan untuk travelling keliling dunia. Jika kamu punya hasrat yang kuat dengan peta, lalu mengganti hiasan dinding dengannya dari pada gambar ataupun cat, maka kamu benar-benar perfectly normal (terjemahkan sendiri ya.hehe.
  2. Kamu contoh sempurna dari sosok yang ingin tahu. Migrasi, eksplorasi dan membuka perbatasan baru telah menjadi alat penaklukan planet oleh manusia. Jika kamu memiliki dorongan yang konstan untuk menemukan tempat baru, wajah baru dan makanan baru, maka kamu benar-benar memiliki penyakit travelling. Tidak ada obat untuk mengatasinya, kecuali kamu menikmatinya dan lalu pergi jalan-jalan. Jika kamu tinggal di rumah saja, maka akan meras kecewa karena tidak pergi ke luar sana. Baca : Wisata Merapi Yang Aduhai
  3. Kamu tidak mempermasalahkan dengan budget (biaya) travelling. Ketika orang lain bilang bahwa uang yang kamu gunakan sebenarnya bisa untuk membeli pakaian, mobil atau bahkan rumah, mungkin itu sudah waktunya untuk mengakhiri pertemanan. Mungkin perumpamaannya tidak sedrastis itu, tetapi memang mungkin kalau dipikir-pikir, uang yang dikeluarkan untuk travelling itu memang bisa untuk membeli bahan primer, tetapi kamu memutuskan untuk jalan-jalan.
  4. Kamu tidak dengan mudahnya menjadi takut. Selalu tertantang untuk menikmati hal-hal baru di tempat-tempat baru, bahkan yang kamu sendiri berlum tahu, justru kamu semakin semangat.
  5. Kamu anggap orang asing sebagai teman, bahkan yang kamu sendiri belum pernah ketemu sebelumnya. Ini merupakan cara baik untuk menjalin pertemanan dalam perjalan kamu. Hal lain yang mungkin menarik adalah ketika kamu bisa makan bersama dengannya. Tetapi hanya dengan bercakap-cakap dengan orang asing dan menemukan hal lain tentang kehidupannya, sungguh merupakan pengalaman yang menakjubkan.
  6. Kamu bangga dan menjadi berkelas ketika booking trip perjalanan. โ€œI think itโ€™s my adventure, my trip, my journey, and I guess my attitude is let the chips fall where they may.โ€ โ€“ Leonard Nimoy. Mungkin kamu salah satu orang yang langsung melakukan trip perjalanan lewat begitu saja tanpa merencanakan semuanya. Beberapa orang melakukan perencanaan tersebut sesaat ketika booking ticket. Merekan mengatakan bahwa melakukan antisipasi terhadap sesuatu merupakan hal yang menyenangkan. Merencakanan perjalanan, membaca buku panduan dan mempelajari apa yang ada di hadapannya adalah cara bagus untuk berbangga dan menjadi berkelas tinggi. Baca : Wisata Tahura Bandung Yang Menawan
  7. Kamu tidak takut sakit dan penyakit. Silahkan diterjemahkan sendiri maksudnya apah….hehe. Kalau kamau paham, mungkin kamu juga punya gen traveller ini ๐Ÿ˜€
  8. Kamu tahu banyak tentang packing. Jika kamu mempunya penyakit travelling, kamu harus selalu siap pergi kapanpun setiap saat. Kamu selalu tahu bagaimana melakukan packing barang-barang yang penting dengan simple dan ringan.
  9. Kamu tidak takut dengan ketinggalan pesawat. Kamu merupakan salah satu orang beruntung yang tidak terganggu dengan ketinggalan pesawat. Kamu mengetahui semua trik dan ramuannya untuk mengatasi perjalanan panjang. Contohnya : kamu dapat membuat makan utama sebelum berangkat naik pesawat, jadi kamu bisa hanya makan camilan makanan kecil sewaktu perjalanan panjang. Kamu juga tahu bagaimana mengubah waktu sesuai dengan zona yang dilalui segera setelah kamu di pesawat. Jadi intinya kamu selalu bisa menyesuaikan bagaimana caranya agar tidak ketinggalan pesawat dan dapat menikmati perjalanan dengan nikmat.
  10. Kamu tidak pernah merasa cukup dan tidak merasa puas. Kamu selalu ingin bertualang, mencari tempat-temapt baru untuk dikunjungi.

Atikel asli baca di http://www.lifehack.org

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestDigg this