Akhirnya Body Rafting di Green Canyon Juga

Body Rafting Green Canyon

Travelling? siapa yang tidak mau? Barangkali memang sebagian besar orang akan menyukai jenis kegiatan ini, karena apa? karena isinya main-main, refreshing, jalan-jalan dan hal-hal yang berbau hiburan untuk mengilangkan kepenatan. Akhir-akhir ini, agaknya slogan MY TRIP MY ADVENTURES (MTMA) sudah menjamur dan mulai dikenal oleh khalayak ramai, hal ini dapat dilihat dari dapat ditemuinya kaos-kaos MTMA di sekitar tempat lokasi wisata. Nah terkait dengan traveling nih, saya mau berbagi sedikit cerita perjalanan melalui blog ini. Kali ini saya akan bercerita tentang GREEN CANYON DAN KEINDAHANNYA YANG MEMUKAU.

Sebenarnya, saya sudah lama pengen jalan-jalan ke Green Canyon Pangandaran. Karena apa? Salah satu yang membuat penasaran adalah di sana ada kegiatan Body Rafting Green Canyon dimana saya pernah melihat teman saya (efenerr.com) yang suka travelling, berpose sambil berpakaian pelampung siap untuk melakukan Body Rafting, dan kesan pertama saya waktu itu adalah “wow, luar biasa, bagaimana ya pemandangannyanya? sepertinya fantastis dan memukau”.

Niat traveling dan mencicipi kegiatan Body Rafting Cijulang Pangandaran ini sempat tertunda tunda dalam waktu yang lama, karena belum ada kesempatan dan belum ada teman yang bisa diajak jalan-jalan, hingga akhirnya, kemarin sekitar 2 minggu sebelum Tahun Baru Hijriah (Tahun Baru Islam), saya terbesit untuk jalan-jalan kesana mumpung Tahun Baru Islam ini jatuh pada hari Rabu, 14 Oktober 2015 yang berarti libur di tengah minggu, waktu yang pas buat liburan (karena kalau pulang ke rumah, jaraknya cukup jauh). Lokasi saya di Batang, Jawa Tengah, sementara saya tinggal di Sleman, Yogyakarta. Lalu saya coba browing tentang wisata bodyrafting green canyon di internet, dan saya menemukan webnya gogreencanyon.com “guha bau body rafting” (mungkin ini salah satu operator body rafting di Green Canyon Pangandaran). Lalu saya coba contact dan tersambung dengan mas Dede Kusmawan dan saya tanyakan bisa tidaknya kalau musim kemarau melakukan body rafting di Green Canyon? dan ternyata bisa, justru pemandangannya bagus dan airnya jernih. Langsung deh saya coba cari teman untuk ikut jalan-jalan kesana. Akhirnya terkumpul 12 orang yang berminat jalan-jalan ke sana. Mau tau cerita selanjutnya? yuk simak terus, dan jangan kemana-mana sebelum selesai membaca ceritanya.

START, BAGAIMANA MENGUJUNGI WISATA GREEN CANYON, PANGANDARAN?

Saya bersama teman-teman ber dua belas berangkat ke Green Canyoan Pangandaran dari Batang dengan mengendarai mobil, jadi total ada 2 mobil, masing-masing 6 orang penumpang. Jarak antara Batang ke Green Canyon sekitar 300 km, dan dapat ditempuh dalam waktu 6-7 jam an perjalanan. Mobil berangkat dari Batang sekitar pukul 21.o0 WIB. Jalur yang dilalui yaitu Batang, Pekalongan, Kemudian lewat Randudongkal, Purbalingga, Purwokerto, dan seterusnya. Selama perjalanan, lalulintas relatif lancar karena suasana malam hari, tapi di beberapa titik, ada kegiatan pengecoran jalan sehingga tidak bisa dilewati. Tetapi, intinya adalah selama perjalanan, saya sendiri justru tidur (tertidur), hingga tanpa sadar, rombongan 2 mobil ini berhenti di pom bensin. Lalu kami turun, dan ternyata untuk istirahat sebentar sambil membicarakan rute yang mau dilewati lagi. Kemudian mobil berjalan lagi, dan setelah beberapa saat (menurut persaan saya), rombongan berhenti lagi di pom bensin. Rupanya sudah sampai di Pangandaran dan sudah dekat dengan Pantai Timur ataupun Pantai Barat Pangandaran. Waktu menunjukkan pukul 03.30 WIB dini hari. Kemudian kami istirahat sebentar sambil menunggu subuh baru setelah itu melanjutkan perjalanan ke Pantai Timur Pangandaran.

trip ke pangandaran
Istiraha sebentar di pom bensin

Adzan subuh berkumandang, kami pun kemudian Sholat subuh berjamaah di mushola pom bensin. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Pantai Timur Pangandaran. Sebenarnya ada alternatif urutan tujuan wisata ke Pangandaran, apabila sampai sana pagi hari sebelum Subuh, maka dapat langsung ke Pantai Batu Karas dan sholat Subuh disana, setelah itu menikmati sun rise di Batu Karas, baru kemudian dilanjutkan aktifitas Body Rafting, nah pulangnya bisa mampir ke Pantai Pangandaran. Tetapi setelah berembug sebentar, diputuskan mengujungi Pantai Timur Pangandaran dulu baru lanjut Green Canyon.

trip ke pangandaran
Pantai Timur Pangandaran

Di Pantai Timur Pangandaran ini pengujung bisa menikmati sun rise, banana boat, melihat kapal-kapal nelayan dan menikmati makanan ikan air laut yang masih segar. Waktu kami sampai di sana, ternyata suasana masih agak petang di pagi hari jadi harus menungu untuk dapat melihat matahari terbit. Kesan pertama di Panti Timur Pangandaran ini adalah akses jalannya yang sudah cukup bagus dan teratur. Tetapi kalau dilihat dari kondisi pantainya, menurut saya airnya kurang jernih, entah apa karena datang masih pagi sehingga kelihatan gelap atau entah karena apa. Di pantai ini juga tercium bau ikan yang cukup banyak karena merupakan pelabuhan nelayan untuk mencari ikan, maka dari itu pengujung dapat dengan mudah menemukan rumah/warung makan dengan masakan ikan di lokasi ini. Di Pangandaran ini juga terdapat pantai pasir putih. Untuk dapat mengujunginya, maka perlu naik perahu untuk menyeberang. Akhirnya, matahari terbit yang ditungu-tunggupun kelihatan juga di ufuk timur pantai. Sun rise di sini, matahari langsung terlihat agak tinggi di atas permukaan air laut. Hal ini mungkin karena ada awan yang menutupi atau pun juga karena ada pulau daratan yang menjorok ke laut. Setelah selesai menikmati sun rise, perjalanan dilanjutkan menuju Green Canyon Cijulang Pangandaran.

Butuh waktu sekitar 45 sd 60 menit untuk mencapai Green Canyon dari Pantai Timur Pangandaran. Di tengah perjalanan, tepatnya dekat terminal Cijulang, kami mampir sebentar ke warung untuk sarapan. Saya dan teman-teman memesan makanan (maaf lupa namanya) yang menurut saya mirip soto, tetapi pakai lontong dan ada bihun di kasih kuah. Rasanya mantap dan enak sekali (menurut saya). Setelah sarapan, mobil langsung menuju di tempat parkiran Body Rafting Green Canyon dan sampai sana sekitar pukul 07.45. Seperti dengan rencana awal, maka kami langsung menuju operator Body Rafting Guha Bau.

Body rafting Green Canyon
Tempat parkir Green Canyon

APA YANG BISA DINIKMATI DARI BODY RAFTING GREEN CANYON?

Di tempat parkiran Green Canyon ini kami diberikan penjelasan teknis persiapan sebelum body rafting. Persiapan Body Rafting Green Canyon diantaranya yaitu dilarang membawa barang berharga seperti emas, dll. Usahakan memakai pakaian yang nyaman untuk berenang. Alat untuk dokumentasi seperti kamera boleh dibawa tetapi resiko ditanggung sendiri. Dilarang membawa uang, kalau di tengah perjalanan mau membeli makanan ataupun camilan, maka akan dilakukan dengan kas bon dan dibayar nanti kalau sudah selesai. Persiapann lainnya yaitu memakai pelampung, helm dan sepatu karet/plastik. Untuk bagian ini, semua sudah disiapkan oleh operator. Setelah semuanya selesai, perjalanan dilanjutkan menuju titik start body rafting dengan mengendarai mobil pick up bak terbuka. Perjalanan dari tempat parkir sampai titik start body rafting ini lumayan jauh, mungkin sekitar 2 km dengan jalan yang masih agak jelek. Setelah sampai di ujung start, masih harus trekking jalan kaki sekitar 300 meter untuk sampai di sungai. Perjalanan ini cukup menarik sekaligur cukup melelahkan, karena sepanjang jalan kita disuguhi dengan berbagai tanaman dan bukit naik turun, tapi begitu terlihat air sungainya, wow sungguh luar biasa.

Guha Bau Body Rafting
Guha Bau Body Rafting
Body Rafting Green Canyon
Body Rafting Green Canyon

Trekking pun akhirnya sampai di hulu sungai Green Canyon. Suara air mengalir menembus bebatuan terdengar sayup-sayup di telinga. Suguhan awal dari kegiatan body rafting ini adalah pemandangan bebatuan kali dengan air yang jernih menyegarkan dan seolah akan menyusuri gua air dengan stalagmit kecil yang menarik, serta dijatuhi rintik-rintik air yang turun terus menerus ketika melewati cekungan sungai yang diatasnya masih banyak tanaman dan akar. Selain itu peserta dipersilahkan untuk loncat langsung ke sungai (bagi yang berani) pada saat start ini. Saya sendiri memilih tidak lompat karena takut.hehe. Satu-per satu kami terjun ke sungai dengan posisi kaki di depan kepala di belakang dan posisi terlentang. Sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan yang sunguh sungguh menakjubkan. Teman saya pak Mamang sering sekali saya dengar mengucapkan “Ya Allah, isane koyongene iki njuk piye, Laailaahaillallah…..” (Ya Allah, kok bisanya pemandangannya seindah sebagus dan sangat menakjubkan seperti ini, Laailaahaillallah, subhanallah).

Start Body Rafting Green Canyon
Gua Green Canyon

Body rafting baru berjalan sekitar 200meter dan kami semua asyik sendiri-sendiri bermain air sambil menikmati indahnya pemandangan di depan mata. Ketika melewati air, seolah ada tebing tinggi dan kita berada di bawahnya dan lagi-lagi betapa menakjubkannya keindahan alam ini. Kami ber 12 orang yang terdiri dari Pak Kohar, Pak Mamang, Mas Aji, Mas Adi, Mas Ayen, Pak Eko, Mbk Venus, Dina, Hanik, Mas Teguh, Mas Ario dan saya sendiri (Ilmi), semua terhanyut dalam menikmati indahnya wisata Green Canyon ini. Mbk Ve yang awal mulanya takut pun juga semangat sampai akhir.

Body Rafting Cijulang Green Canyon
Body Rafting Cijulang Green Canyon

Body Rafting Green Canyon

Perjalanan menyusuri sungai di Cijulang terus belangsung hingga suatu ketika sampai lagi di tempat dimana pengujung bisa melakukan lompat dan terjun dari ketinggian menuju air sungai. Mas Ayen yang ketika awal mula sebelum muali body rafting sudah mabuk gara-gara kurang cocok dengan makan sarapan, justru yang paling berani berani langsung lompat, disusul mas Kurniaji dan mas Adi, “byurrrrrr…….., air berombak karena ceburan Mas Ayen dan kawan-kawan, sementara saya sendiri melihat saja, takuuut.hehe

Body Rafting Green Canyon
Body Rafting Green Canyon

Body Rafting Green Canyon

Bodyrafting lanjut lagi, dan lagi, dan lagi, seolah semua terpesona dengan indahnya pemandangan yang tak henti hentinya di Green Canyon ini, subhanallah, betapa indah ciptaan-Mu Ya Allah. Setelah perjalnaan yang cukup lama, kemudian kami semua beristirahat sejenak sambil makan gorengan dan minum teh hangat, emmmmn, rasanya enak sekali. Di sini makanan dan minumannya tidak langsung dibayar, tetapi pakai kas bon yang kemudian dibayarkan ketika semua kegiatan sudah selesai. Setelah istirahat cukup, kegiatan body rafting menyusuri aliran sungai ini pun lanjut lagi, dan wauw, wauw, luar biasa sekali, pokoknya indah sekali, pemandangan dari awal mulai sampai mendekati finish benar-benar membuat mata ini tidak henti-hentinya berucap syukur karena takjub. Hingga mendekati garis akhir hilir sungai Cijulang ini, kami disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa indah, si Dina yang paling awal terlihat, yaitu di puncak bebatuan agak tinggi dan diatasnya ada sinar matahari yang masuk, semenatar sekelilingnya air menetes rintik-rintik dari tanah di atasnya, kemudian rombongan lain juga ikut-ikutan naik lalu berfoto ria untuk dokumentasi.

Body Rafting Green Canyon
Body Rafting Green Canyon

Body Rafting Green Canyon

Body Rafting Green Canyon

Body Rafting Green Canyon Pangandaran

Setelah itu kami disuguhkan lagi dengan tempat lompat yang cukup tinggi lagi (atau paling tinggi ya? saya tidak tahu). Di tempat ini ketika kami lewat, ada cukup banyak anak kecil pada lompat, tapi untuk kali ini, rombongan kami tidak ada yang lompat, entah karena takut, atau karena naiknya menuju tempat pijakan lompat yang cukup sulit. Dan yahhhh, tanpa teras sudah sampai finish setelah body rafting sekitar 2-3 jam. Ada rasa tidak rela kalau ternyata kegiatan nyemplung di sungai ini harus selesai karena telah sampai di hilir Green Canyon, beberapa teman justru menceburkan lagi agak ke belakang sementara sambil menunggu perahu yang akan menjemput dari batas finis ini ke tempat parkiran Green Canyon. Ngung ngung ngung ngunnnggg, perahu mesin kecil pun datang dan kami pun naik untuk menuju ke tempat parkiran, yaahhhh, Green Canyon ku, mungkin kami masih ingin bermain lagi di sini lain waktu……

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestDigg this