8 Nutrisi Penting Ibu Hamil

Makanan sehat Ibu Hamil

Kebutuhan nutrisi ibu saat hamil tentu berbeda dengan saat sebelum hamil. Yang harus diperhatikan adalah porsi yang dimakan tidak harus selalu 2 kali lipat. Yang penting adalah terpenuhinya nutrisi saat hamil. Berikut ini 8 nutrisi penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin :

  1. Folat. Folat berfungsi untuk mengurangi resiko gangguan perkembangan otak janin. Selain itu asam folat berfungsi untuk mencegah terjadinya cacat pada janin, gangguan tulang belakang, resiko bayi lahir prematur dan berat badan rendah.
  2. Kalsium. Bagi ibu kalsium berfungsi untuk memjaga sistem peredaran darah dan saraf, serta otot agar berfungsi dengan baik. Selain itu kalsium membantu agar ibu terhindar dari resiko pre-eklamasia, yaitu gangguan dimana tekanan darah mengalami kenaikan yang mendadak. Sedangkan bagi janin, kalsium berfungsi untuk membantun pertumbuhan tulang dan gigi. Selain didapat dari suplemen, kalsium bisa didapat dari salmon, sarden, kacang-kacangan, yoghurt, brokoli, dan susu.
  3. Protein. Protein sangat penting untuk membantu memperbaiki sel-sel tubuh dan mengurangi pre-eklamasia. Protein sangat penting bagi pertumbuhan janin, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Sumber protein antara lain dari telur, susu, kacang, ikan dan unggas.
  4. Zat Besi. Asupan zat besi yang cukup dapat membuat ibu tidak cepat lelah karena membantu memperlancar peredaran oksigen. Bayi pun akan terhindar dari terlahir dengan berat badan rendah. Sereal, bayam, daging, buah-buahan kering dan kacang-kacangan adalah sebagian makanan sumber zat besi.
  5. Magnesium. Magnesium berguna untuk membangun sel-sel saraf, otot, dan tulang janin. Ibu dapat memperoleh magnezium dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau, serta biji-bijian.
  6. Lemak. Tidak semua lemak buruk bagi kesehatan. Ibu hamil pun membutuhkan lemak, terutama lemak tak jenuh untuk membantu pertumbuhan dinding sel dan sistem saraf bayi. Lemak ini dapat diperoleh dari ikan salmon, kacang-kacangan dan susu.
  7. Karbohidrat. Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi ibu. Beras merah dan kentang mengandung karbohidrat kompleks yang memiliki kemampuan untuk melepaskan karbohidrat secara perlahan dan mengandung sedikit kalori.
  8. Vitamin. Ibu memerlukan bermacam vitamin dalam masa kehamilan, seperti vitamin A, B12, C, dan D. Vitamin A berguna untuk membangun sistem kekebalan tubuh dan membantu proses pembentukan sel. Vitamin A bisa didapat dari sayuran, terutama wortel. Sedangkan vitamin B12 sangat penting dalam pembentukan saraf dan fungsi otak janin. Ibu bisa memperoleh vitamin ini dengan mengkonsumsi susu kedelai. Di sisi lain, vitamin C sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu penyerapan zat besi dan melindungi tubuh dari kerusakan sel. Vitamin C banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti jeruk, jambu, apel, stroberi dan mangga. Vitamin D sendiri berguna untuk memperkuat tulang janin dan membantu menyerap kalsium lebih optimal yang bisa diperoleh dari minyak ikan kod dan susu.

MAKANAN-MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI IBU HAMIL

Ibu hamil harus menjaga asupan makanan. Jangan makan sembarangan dan pastikan makanan yang dikonsumsi telah matang dengan sempurna. Berikut ini daftar makanan yang harus dihindari ibu hamil :

  1. Ikan yang mengandung merkuri. Beberapa jenis ikan mengandung merkuri yang dapat mengakibatkan kerusakan otak pada janin seperti ikan makarel dan ikan hiu. Namun, tidak semua jenis ikan berbahaya. Ibu tetap bisa mengkonsumsi ikan karena ikan memiliki nilai gizi yang baik.
  2. Daging mentah. Hentikan dahulu kebiasaan mengkonsumsi daging mentah seperti yang ada pada sushi.
  3. Sayuran mentah. Selain dari kotoran kucing, toksoplasma juga bisa disebabkan oleh konsumsi sayuran mentah. Bila ingin makan sayuran mentah seperti lalapan, pastikan dulu semuanya sudah dicuci dengan  bersih.
  4. Telur mentah. Telur yang belum matang mengandung bakteri salmonella.
  5. Hati ayam atau sapi. Hati ayam atau sapi mengandung  vitamin A dalam jumlah yang sangat besar dan kelebihan vitamin A dapat menyebabkan resiko bayi lahir cacat.
  6. Alkohol. Alkohol dapat menyebabkan gangguan mental pada janin dan meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
  7. Kafein. Batasi konsumsi kopi dan minuman ringan pada saat hamil.

Sumber Artikel : 9 Bulan Penuh Keajaiban Selama Kehamila, oleh Gartika Rahmasari, terbitan Gudang Ilmu Jakarta.

Sumber gambar : menumakanandietku.blogspot.co.id