Migrasi blogspot ke wordpress self hosting

cara memindahkan migrasi blogspot ke wordpress selfhosting
cara memindahkan migrasi blogspot ke wordpress selfhosting
cara memindahkan migrasi blogspot ke wordpress selfhosting
cara migrasi blogspot ke wordpress selfhosting

Beberapa hari atau minggu ini blog ilmudes.com jarang sekali update artikel post blog. Hal itu karena saya sendiri sedang mencoba belajar membuat wordpress self hosting. Pertama kali saya mencoba memakai hosting gratis di idhostinger dan ternyata bisa, tidak sesulit yang saya bayangkan sebelumnya. Saya pun mencoba memindahkan domain lama saya yang sudah gak keurus (justdoitfriend.com) dari blogspot ke wordpress.org dan ternyata juga bisa. Kemudian beberapa waktu berjalan, ternyata blog saya susah sekali diakses, blog istri saya juga susah diakses. Apakah karena hosting gratisan sehingga web blog jadi susah dibuka? saya sendiri juga tidak tahu.

Kemudian saya coba membeli hosting di niagahoster untuk memindahkan blog di blogspot ilmudes.com saya ke wordpress self hosting. Ternyata juga bisa walaupun tampi cPanelnya berbeda. Hari-hari berjalan dan alhamdulillah semuanya lancar. Paket hosting yang saya beli yaitu yang unlimited space dan unlimited bandwith. (meskipun akhir-akhir ini susah dibuka Niagahoster.co.id). Alhamdulillah semuanya lancar.

Berikut ini cara langkah memindahkan dan migrasi dari blogspot ke wordprss selfhoting yang saya lakukan :

1. Beli domain apabila belum punya domain sendiri.

2. Beli hosting dimana saja yang diinginkan. Atau kalau mau gratis juga ada, bisa searching di google. Tetapi pengalaman saya, hosting gratis kadang sering time out/occur………..dlsb.

3. Setelah hosting aktif, ubah nameserver domain TLD ke nameserver hosting kita. Biasanya butuh 24 jam agar kita bisa mengistall wordpress.org dan domain kita bisa diaksess.

                                         Baca : Cara menghubungkan domain ke hosting sendiri

4. Kalau sudah aktif, baru diinstall wordpress. Cara install wordpress dapat menggunakan softaculous.

5. Setelah wordpress terinstall, kemudian saya memasang/install plugins blogspot importer kemudian aktifkan pluginsnya.

6. Setelah terinstal, lakukan import blog melalui menu tools import pada dashboar wordpress dan ikuti langkahnya dari blogmana yang mau diimport. Tunggu sampai selesai.

7. Setelah import blog dari blogspot ke wordpress berhasil, maka pada dasarnya sudah selesai membuat blognya di wordpress.

8. Agar url yang terindex di mesin pencari tidak ada masalah, maka kita juga harus melakukan setting url web di wordpress agar sama persis ketika blog berada di blogspot.

9. Jika ketika di blogspot, alamat posting url adalah http://www.ilmudes.com/2015/02/judul post.html, maka di wordpress selfhosting juga harus diubah alamat standarnya menjadi seperti itu. Maka langkahnya adalah mengubah permalinks custom structure http://www.ilmudes.com/%year%/%monthnum%/%postname%.html. Perlu diperhatikan juga bahwa kita perlu mengubah alamat website standar sebelumnya memakai www atau tidak memakai www. Apabila semula pakai www, maka kalau gak salah standar di wordpress selfhosting adalah tanpa www, jadi agar bisa memakai www pada wordpress selfhoting, tinggal buka dashboar, buka halaman setting dan general, kemudian ubah alamat websitenya pakai www.

                                Baca : Cara optimasi blog yang simple dan mudah (blogspot)

10. Selamat, blog anda sekarang sudah berada di wordpress selfhosting. Oiya, agar tidak dobel artikel antara blogspot dan wordpress, maka sebaiknya setting di blog lama blogspot diubah agar tidak keindex (don’t allow search engine…..dlsb).

11. Demikian, semoga bermanfaat 😀

Sumber gambar : google search

Langkah : cara migrasi blog dari blogspot ke wordpress self hosting, cara memindahkan blogspot ke wordpress, belajar membuat website dengan wordpress, membuat web wordpress selfhosted

55 Comments

      • wow bisa seperti itu ya, padahal ke-2 flat diatas sangat jauh berbeda, tetpi bisa bermigrasi gitu, seandainya hal itu bisa terjadi, apakah efek untuk blogspot dapat bekerja saat diwordpress kah mas.
        misalnya seperti widget page-sidebar.

        • wah, kayaknya mbk Devy lagi ngetes saya nih.hehehe
          sejauh yang saya pakai, template saya tidak bisa mengedit sendiri (tinggal comot), widget juga tidak semuanya bisa dipasang, jadi sesuai tema yang kita pakai tersedia sidebar dll atau tidak, fungsi div dll kayaknya gak bisa jalan. Cuma alamat url artikel bisa diedit sesuka hati, bisa disesuaikan dengan alamat ketika pakai blogspot domain tld sendiri. Udah ah, itu aja, malu aku ditanya sama mbk Devy 🙂

  1. Selamat datang di dunia WordPress 🙂

    Permasalahan saya (dulu) ketika awal-awal hosting wordpress sendiri adalah keasyikan utak-atik ini-itu. Lupa ngisi konten deh, hehe.

    Kalau masalah hosting, saya sendiri kurang percaya dengan yang serba unlimited :p

    Semoga semakin rajin berbagi di blog 🙂

    • tampilannya menurut saya memang bagus, mirip website.hehe
      kalau hosting, pertama2 cari yang murah dulu, kalau ada kekurangan, kapan2 bisa ganti lagi, tp kalau websitenya juga bagus 😀

  2. wah selamat ya mas, semoga terus sukses dan semakin berjaya dengan perpindahannya ya mas, yang pasti dengan menggunakan platform WP tentu akan memberikan nuansa ayng berbeda dan dampak SEO yang semakin kuat

      • kalau saran ya, untuk hosting gratis lebih baik menggunakan hosting blogger, sedangkan yang lain jangan deh, tapi kalau mau serius ya pake aja hosting berbayar

    • iya mas, mungkin banyak yang pindah ke wordpress org. saya cuma karena penasaran saja pindah ke wordpress self hosting.hehe
      pengeluarannya jadi doble, 1 untuk domain, 1 untuk hosting. Tapi kalau beberapa domain dalam 1 hosting juga bisa mas. Punya saya hostingnya 1 tapi domainnya ada 3 yaitu ilmudes.com justdoitfriend.com sama atinaahdika.com, lumayan.hehe

    • kalau blog semula memakai domain sendiri, menurut saya tidak perlu mulai dari awal, tinggal masukkan artikelnya ke hosting, lalu arahkan domain ke alamat hosting, kalau sudah jalan, tinggal sesuaikan alamat url artikel menjadi mirip/sama dengan alamat url ketika memakai blog, jadi tidak akan kehilangan pengunjung dari artikel lama. Tapi kalau sebelumnya belum memakai domain sendiri, maka alamat url menjadi baru, berarti benar2 mulai dari baru blognya.

    • sebelum pindah sepertinya perlu untuk dipertimbangkan lebih dulu matang-matang mas biar nanti tidak kecewa.hehe.
      saya pindah gara2 penasaran, trus coba-coba 🙂

    • iya nih, baru coba belajar blog pakai wordpress self hosting, agak kesusahan awal-awal krn harus penyesuaian.hehe

  3. nah kayaknya bisa dipelajari kalau mau pindah ke self hosting…saya pake yang gratisan kang. kayaknya memang perlu juga pindah pake hosting berbayar. ok makasih ilmunya.

    • kayaknya pakai yang gratisan juga oke mas, lebih simple submit ke webmaster. ini saya pindah ke wp, malah bingun submit ke webmasternya.hehe. cuma karena penasaran plugins2nya, ada plugins seo, ketika edit atau komentar, ada indikasi SEO, kalau hijau, berarti bagus, itu saja yang baru saya tahu.hehe. tinggal nunggu ada efeknya atau tidak, kalau tidak ada efeknya, berarti gratisan lebih oke.

  4. Good post. I learn something totally new and challenging on sites I stumbleupon on a daily basis.
    It will always be helpful to read articles from other writers and use something from their sites.

  5. Memahami dulu tentang wordpress, kalau sudah paham mau coba-coba menggunakan wordpress self hosting.

    Terima Kasih telah berbagai informasi tentang wordpress.

    • iya mas, lebih baik begitu, kalau ngeblognya masih jarang-jarang kaya saya, mending pakai blogger aja trus ganti pakai domain tld. salam kenal.

Comments are closed.