Cara menghubungkan domain ke hosting

ilmudes
ilmudes
Selamat malam kawan, sahabat dan pembaca blog ilmudes sekalian. Sepertinya memang akhir-akhir ini saya agak jarang menulis di blog, apa lagi blog walking (maap ya, beberapa hari ini libur dulu, karena ada mainan baru). Seperti artikel blog saya perbedaan blogspot dan wordpress, akhirnya saya mencoba belajar mainan baru yaitu blog di wordpress self hosting. Tapi untuk awalnya, saya mencoba memakai hosting web gratisan dan domain juga gratisan. Hosting gratis di idhostinger dan domain gratis di dot.tk yang akhirnya saya mencoba membuat website direktori jual beli online sederhana dengan alamat gogosaja.tk
Untuk cara mendapat domain gratis di dot.tk adalah mudah sekali, intinya tinggal mendaftar saja, trus ikuti langkah selanjutnya. Sedangkan untuk mendaftar hosting gratis, juga sama mudahnya, tinggal buka idhostinger, lalu daftar hosting gratisnya.
Udah ya, langsung skip saja, kita kembali ke topik semula yaitu cara setting menghubungkan domain ke hosting agar website dapat berjalan lancar.
Berikut ini cara mudah setting domain ke hosting sendiri :
1. Harus sudah punya hosting sendiri, baik itu hosting gratisan ataupun berbayar.
2. Harus sudah punya domain sendiri, domain gratis boleh, berbayar juga boleh, intinya harus punya dulu.
3. Ketika pendaftaran hosting selesai, maka kita akan memperoleh informasi akun hosting, diantaranya yaitu :
                 – Login ke kontrol panel hosting(username dan password)
                 – Informasi nama server (nameserver)
                 – Informasi unggah website (Hostname FTP, username FTP, 
                   password FTP)
                 – Pengaturan email (POP3 Host Address, SMTP Host Address)

(Baca : Mengubah blogspot ke domain sendiri)

4. Agar alamat domain bisa mengarah ke hosting milik kita sendiri, maka yang perlu diubah adalah nama servernya pada domain. Ganti nameserver1, nameserver2, nameserver3, nameserver4 pada domain dengan data nameserver yang disediakan oleh hosting, kemudian disave. Sudah selesai. Mudah bukan. Agar website bisa kita akses, tunggu propagasinya dan membutuhkan waktu sekitar 24 jam sehingga website dapat diakses ataupun kita install websitenya. Kalau sudah terinstall websitenya, tinggal dikelola web blognya dan mempelajari posting artikel yang baik dan menarik, belajar optimasi dan SEO dan lain-lain.

(Baca : Optimasi blog yang simple dan mudah)

5. Demikian, semoga bermanfaat.
Tips : cara setting nameserver domain ke hosting, cara setting domain ke hosting sendiri
mengganti name server pada domain ke hosting, cara merubah nameserver