Cara mengurus akta kelahiran untuk anak tercinta

cara-2Bmengurus-2Bmembuat-2Bakta-2Bkelahiran-2Banak-2Bbaru-2Blahir
Cara mengurus akta kelahiran
Akta Kelahiran merupakan dokumen yang sangat penting bagi seseorang.
Dokumen tersebut akan digunakan dari awal sebagi bukti kewarganegaraan di Indonesia.
Nah, tahu tidak bagaimana cara mengurus Akta/Akte Kelahiran?
Kalau belum tahu, berikut ini akan saya bagikan informasi bagaimana cara mengurusnya karena saya juga sedang mengurus akte kelahiran bagi putri pertama saya.
Awal mulanya, saya tidak tahu bagaimana membuat akta kelahiran, tapi kemudian saya coba tanya ke kelurahan setempat dan dinas kependudukan dan catatan sipil.
Sepertinya, sekarang ini cara mengurusnya sudah ada perubahan. Kalau dulu ketika akan mengurus akte kelahiran, maka langsung diurus aktanya, tapi sekarang sudah berbeda.
Berikut langkah mengurus akta kelahiran anak :
1. Ketika seorang anak lahir, maka kita perlu meminta surat keterangan kelahiran dari orang ataupun pihak yang membantu proses kelahiran. Kalau lahiran di rumah sakit, biasanya sudah dibuatkan dan akan diberikan ketika kita mau pulang dari rumah sakit.
2. Dimana mengurus akta kelahiran? Tempat mengurus kelahiran adalah kota dimana bapak dan ibu tinggal sesuai kartu keluarga. Jadi kalau lahirnya di kota A sementara kartu keluarganya adalah di kota B, maka mengurus akta kelahirannya adalah di kota B (Sesuai Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluraga ibu terakhir).
3. Hal penting untuk diketahui adalah, bahwa untuk mengurus akta kelahrian, maka anak yang akan diurus akta kelahirannya harus sudah masuk dalam kartu keluarga (KK). Hal ini untuk menertibkan administrasi kependudukan -berdasarkan informasi dari dinas catatan sipil setempat.
4. Maka dari itu, langkah pertama adalah mengurus perubahan kartu keluraga di kantor kelurahan untuk memasukkan nama anak kita. Di kelurahan akan diberikan formulir surat kelahiran (untuk mendaftarkan anak), dan formulir perubahan kartu keluarga.
4. Setelah semua berkas diisi lengkap, benar dan ditandatangani kepala kelurahan dll, bawa semua berkasnya ke kecamatan setempat. Pihak Kecamatan akan memberikan tanda terima perubahan kartu keluarga yang berguna bagi kita untuk melakukan pengambilan. Berdasarkan informasi dari kecamatan, perubahan kartu keluarga kira-kira membutuhkan waktu sekitar setengah bulan.
5. Setelah kartu keluarga jadi dimana ayah, istri dan anak sudah masuk dalam KK, baru kemudian mengurus akta kelahiran untuk anak ke dinas kependudukan dan catatan sipil di kota sesuai KK.
Semoga bermanfaat.